Daerah Headline Jawa Barat

Terpilih Jadi Ketum PP, Diko : Besarkan Dan Gemakan Nama GPI Sehingga Kembali Ke Masa Kejayaannya

Ganendralamont.com-Mari kita jaga dan bawa pulang semangat milad GPI di hati kita. Besarkan dan gemakan nama GPI sehingga kembali ke masa kejayaannya.

Hal itu ditegaskan oleh Diko Nugraha setelah ia terpilih dan ditetapkannya sebagai Ketua Umum pengurus pusat Gerakan Pemuda Islam periode 2020-2023 di Muktamar Luas Biasa dan Milad Ke-75 Puncak Bogor, Sabtu (04/10/2020).

Terpilihnya Diko menjadi Ketua Umum PP GPI sekaligus ketua formatur PP GPI diwarnai dengan perdebatan keras pada rapat pleno pemegang suara. Salah satu kandidat, Rahmat Himran, akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dalam pemilihan tersebut.

Dari 98 pemilih suara, Diko mendapatkan 60 suara sedangkan David 35 suara. Sebanyak 3 suara dinyatakan tidak sah.

Pada pidato kemenangannya, Diko Nugraha mengaku bersyukur atas suksesnya penyelenggaraan Muktamar Luas Biasa dan Milad Ke-75 GPI yang diselenggarakan selama 3 hari (2-4/10/2020) di Grand Cempaka Resort 7 Convention, kawasan Puncak Bogor Jawa Barat. Ia mengakui, perjalanan GPI sebagai salah satu organisasi kepemudaan (OKP) Islam tertua di Indonesia hingga saat ini, tak luput dari berbagai persoalan.

“Karena itulah Muktamar Luar Biasa dan Milad Ke-75 ini diadakan. Untuk mengembalikan girroh (semangat-red) GPI. Agar menjadi organisasi kepemudaan Islam ini kembali menjadi besar seperti dulu kala. Memperjuangkan kepentingan umat Islam di Indonesia, hadir untuk kemaslahatan umat,” kata Diko Nugraha.

Terkait insiden yang terjadi, Diko mengatakan, hal tersebut adalah dinamika dalam berorganisasi. Ia menjelaskan, setiap kader GPI harus siap menghadapi segala macam dinamika politik. Pria yang sebelumnya menjadbat sebagai Sekjen PP GPI inipun mengingatkan para kader akan slogan GPI, yakni “ Takdi Kami Memimpin Negara”.

“Justru dinamika yang seperti ini adalah hal yang wajar di organisasi ini. Kader-kader GPI memang disiapkan untuk menghadapi segala macam situasi. Inilah istimewanya GPI. Kita adalah kader yang disiapkan untuk memimpin dan disinilah jiwa kepemimpinan diuji. Karena takdir kader GPI untuk memimpin negara,” tegas Ketua Umum Terplih.

Diko pun mengajak kader GPI untuk kembali bersatu dan berjuang untuk kepentingan umat. Ia berharap, semua kader GPI yang kembali ke daerahnya untuk membesarkan dan menggemakan nama GPI ke seluruh pelosok wilayah Indonesia.(AV).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *