Soal Bukber : Gubernur Harus Minta Maaf, APH Diminta Bertindak

540

Bengkulu,Ganendralamont.com-Beredarnya foto bukber partai Golkar termasuk orang nomor satu di Bengkulu (Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah) juga ikut di dalamnya, ia juga merupakan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu sangat di sayangkan.

Hal itu menuai kritikan dari berbagai pihak, karena diduga telah melanggar maklumat Kapolri.”Sedangkan kita masyarakat di larang berkumpul, harus jaga jarak untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. Itu yang dilakukan Gubernur tentu sudah menjadi contoh yang tidak baik dimata rakyatnya, terlepas apapun alasannya.”Ujar Lubis yang merupakan Ketua Umum Harpindo ini.

Terkait acara bukber para kader partai golkar, itu sangatlah tidak baik, bahkan sangat miris kita melihatnya, apalagi Gubernur, Rohidin Mersyah ikut andil didalamnya.

“Karena seharusnya pemimpin memberikan contoh yang baik.”Tandas Lubis.

“Jadi, apapun alasannya, itukan sudah memperlihatkan hal yang sangat memalukan dan miris, karena saat inikan masyarakat dilarang berkumpul dan harus jaga jarak, la kok bisa kumpul seperti itu merekanya, seharusnya pak gubernur selaku ketua Golkar tidak membiarkan itu terjadi alias tidak usah mengizinkan para kader Golkar bukber, apa lagi beliau ikut hadir disana. Walaupun sebentar, ini bukan persoalan mempolitisir namun kita harus berbicara kebenaran dan mereka harus mengakui kesalahannya, bukan malah membuat alasan yang tidak jelas seperti itu.”Tegas Lubis, Kamis (07/05/2020).

Lubis menekankan agar Rohidin Mersyah selaku Gubernur Bengkulu meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat Provinsi Bengkulu, karena di duga telah melanggar peraturan terkait Covid-19.

“Gubernur harus minta maaf kepada masyarakat Provinsi Bengkulu atas kesalahan yang ia perbuat, karena ini akan berefek luas. Jangan salahkan rakyatnya jika nanti banyak yang melakukan hal yang sama jika tiada kata maaf dari Gubernur langsung.”Ucap Lubis.

Terakhir lubis berharap kepada pihak hukum menindak lanjuti atas apa yang dilakukan oleh Gubernur Bengkulu, berdasarkan Maklumat Kapolri yang sudah jelas tertera.

“Yang kami inginkan keadilan dari pihak hukum, untuk segera menindaklanjuti hal yang dilakukan gubernur itu, jangan hanya rakyat kecil biasa saja yang berkerumun dibubarkan. Ini Gubernur, orang nomor satu, terang-terangan mealkukan perkumpulan, masa tidak ada tindakan dari pihak terkait yang menangani persoalan hukum dalam bencana Covid-19 ini.”Tutup Lubis.(mXX).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here