Beranda Bengkulu Bidan Dan Kades Tebing Kandang Ditetapkan Tersangka

Bidan Dan Kades Tebing Kandang Ditetapkan Tersangka

18

Ganendralamont.com-Kepala Desa Tebing Kandang Kecamatan Air Napal Kabupaten Bengkulu Utara Resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik pelayanan perempuan dan anak (PPA) Satreskrim Polres Bengkulu Polda Bengkulu. Selain Leki selaku Kepala Desa, Zu juga selaku Bidan ditetapkan sebagai tersangka.

Keduanya disangkakan pasal 284 KUHP tentang tindak pidana perbuatan zina. Pemberian penetapan sebagai bukti berdasarkan informasi perkara penyidik ​​PPA Satreskrim Polres Bengkulu, atas laporan dari Yuliani istri sah Leki yang melaporkan pasca digerebek di salah satu hotel di Kota Bengkulu pada Rabu (28/10/2020) lalu.

Dalam penggerebekan itu, Leki bersama Zu sedang berduaan di dalam kamar hotel. Istri sah Leki kemudian melapor ke Polres Bengkulu, sedangkan polisi yang hadir saat penggerebekan sempat berada di Leki dan Zu ke Polres.

Penetapan ditarik sebagai tersangka itu diketahui dari Surat pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan yang diterima oleh pelapor Yuliani pada Rabu 2 Desember 2020.

Kuasa hukum pelapor, Hady Chaniago SH MH mengatakan, dengan ditentukannya tepat sebagai tersangka, pihaknya bersyukur. Dikatakan Hadimon, perbuatan oknum Kades dan bidan desa tersebut sangat disayangkan, selain mencoreng profesi juga melukai hati istri sah Kades yang merupakan kliennya.

“Dalam kasus ini, klien kami menolak berdamai dengan kedua terlapor, sehingga kasus ini akan kami sampai ke pengadilan,” kata Hady Chaniago kepada Bengkulutoday.com.

Sementara itu, Kapolres Bengkulu Polda Bengkulu AKBP Pahala Simanjuntak S.IK melalui Kasat Reskrim AKP Yusiady S.IK, disampaikan Kanit PPA Polres Bengkulu Ipda Amita Nainggolan SH, pihaknya membenarkan kedua terlapor sudah naik status menjadi tersangka.

“Hari ini sudah dinaikkan statusnya menjadi tersangka dan kami akan segera mengirimkan SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) ke Kejaksaan dan Pengadilan,” terang Kanit PPA Polres Bengkulu Ibu Ipda Arnita, Rabu (2/12/2020).

Diberitakan sebelummya, Leki sang Kades digerebek bersama oknum Bidan Desa Zu, disalah satu hotel di Kota Bengkulu. Leki dan Zu kemudian dilaporkan oleh istri Leki, yakni Yuliani ke Polres Bengkulu. Buntut dari penggerebekan dan laporan itu, Leki juga terancam diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala Desa. Hal itu lantaran BPD lokal dan perangkat desa juga tokoh masyarakat sudah merencanakan pemberhentian Leki sebagai Kades yang dilayangkan kepada atasannya.(Dilansir dari Bengkulutoday.com).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here