Sauri Ogan:Ketua DPD Partai GOLKAR Provinsi Bengkulu Telah  Mematikan Demokrasi

615

Bengkulu,Mitratoday.com-Pasca memecat beberapa kader serta mengkaratekerkan beberapa DPD tingkat II,DPD partai Golkar Provinsi Bengkulu dinilai  telah berbuat sewenang-wenang dalam mengelola partai.

Sauri Ogan selaku  ketua presedium barisan pemuda partai Golkar (BPPG) provinsi bengkulu menyebutkan  ketua DPD  partai Golkar provinsi Bengkulu dengan sadar telah mematikan demokrasi.

“Partai Golkar provinsi  Bengkulu  telah dikelola seperti milik keluarga dan/atau milik kelompok tertentu. Ini berbahaya, di satu sisi meneriakkan demokratisasi tapi di sisi lain, mematikan demokrasi. Ketua DPD Partai GOLKAR provinsi Bengkulu yang juga Gubernur,dengan sadar telah  mematikan demokrasi di Bengkulu khususnya di internal Partai GOLKAR,”ujar Sauri Ogan pada,Jum’at 27 September 2019.

Sauri menambahkan,terkecuali persoalan dukungan di MUNAS partai Golkar,belum ada alasan logis serta konstitusional yang bisa memecat beberapa pengurus serta ketua DPD tingkat II tersebut.

“Tidak ada alasan logis serta konstitusional untuk memecat beberapa ketua DPD II tersebut, terkecuali persoalan dukungan di MUNAS tahun 2019.Jelas sekali kok indikasinya karena  dukungan kita atas  pencalonan Mas Bamsoet.Apakah  salah ketika ada yang mendukung calon ketua umum Golkar selain incumbent? Toh,yang didukung juga kader terbaik Golkar. Ingat,ini partai politik, bukan organisasi kacangan. Apalagi beberapa  kawan-kawan yang  dipecat itu merupakan  kader senior partai Golkar,seperti Ahmad hijazie yang awalnya Wakil ketua bidang organisasi kini tidak masuk dalam  jajaran pengurus harian,raharjo Sudiro wakil ketua pemenangan pemilu dapil Bengkulu Utara dan Bengkulu tengah juga di reposisi,Tomi Edison juga tidak lagi di AMPG. Mereka sejak dahulu  sudah berdarah-darah membesarkan partai Golkar,sekarang  malah dipasung demi kepentingan pribadi dan kelompok,”tambah Sauri Ogan.

Lanjut Sauri Ogan,kejadian  tersebut merupakan polarisasi politik yang tidak sehat bagi Golkar.

“Semestinya politik itu dinamis serta berkesinambungan dengan  mengharagai perbedaan-perbedaan pandangan dan tetap mengutamakan pembangunan gagasan untuk sama-sama  membesarkan partai,bukan malah saling menghancurkan satu sama lain.sekarang  DPD Golkar Provins bengkului kembali bikin gaduh dengan mengkaratekerkan ketua DPD tingkat  II di beberapa Kabupaten.Kita sudah berkoordinasi dengan  kawan-kawan  di DPP, terkhusus mas Bamsoet,beliau  sangat geram mendengar  adanya informasi pemecatan ini,”demikian Sauri Ogan.

(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here