Bengkulu Headline

Covid-19 Masih Melanda, Gas LPG 3 Kg Di Bengkulu Langka

Pewarta : Dayat

Bengkulu,Ganendralamont.comCovid-19 masih belum tuntas persoalannya, namun ada-ada saja persoalan baru yang datang ditengah sulitnya ekonomi masyarakat.

Seperti yang dialami oleh masyarakat Provinsi dalam satu bulan terakhir ini ini yaitu langkanya gas elpiji. Hal itu tentu sangat menyusahkan masyarakat, bahkan semakin hari semakin sulit untuk mendapatkan gas 3 kg tersebut. Apalagi harga gas elpiji bisa melunjak.

Firman salah satu masyarakat Kecamatan Selebar mengungkapkan bahwa tabung gas bukan hanya mengurang, namun menghilang dari jangkauan.”Entah apa yang telah di permainkan di balik susahnya tabung gas ini, baik di warung-warung kecil, bahkan dipangkalan.”Ungkapnya.

Berbagai asumsi ditengah masyarakatpun timbul dengan langkanya gas elpiji 3 kg saat ini. Seperti yang disampaikan Firman, beliau pernah mempertanyakan ke pangkalan terdekat, bahwasannya selama ini gas it selama ini cukup setiap harinya.

“Namun saat ini tidak terpecahkan pelarian tabung gas tersebut. Kita duga Pasti ada penimbunan tabung gas di balik susahnya mendapatkan tabung gas.”Ujar Firman

Selanjutnya ia menyampaikan bahwa beberapa hari lalu terdapat penyediaan tabung gas di kantor Kecamatan Selebar, namun yang dapat menukarkan tabung gas hanya masyarakat yang benar-benar notabennya penduduk selebar.”Artinya memiliki KK selebar, kalau tidak memiliki maka tidak bisa menukarkan tabung gas. Pada kegiatan tersebut di laksanakan oleh pihal Disperindag Kota Bengkulu yang menyediakan sebanyak 500 tabung gas khusus untuk masyarakat yang memiliki KK Selebar, selepas dari itu tidak bisa mendapatkan jatah tabung gas.”Terang Firman.

Dari peristiwa ini maka Firman berharap untuk pemerintah bersikap keras terhadap adanyan berbagai dugaan dan asumsi ditengah masyarakat, apalagi adanyan asumsi dugaan penimbun-penimbun tabung gas.

“Supaya tidak menambah beban masyarakat di kemudian hari, dan juga tidak salah dalam menggunakan hak jual beli tabung gas yang melunjak semakin mahal.”Tandas Firman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *