Musdes TA 2022 Desa Pematang Balam, Kades Sampaikan Permohonan Maaf

56

Bengkulu Utara,ganendralamont.com-Permohonan maaf disampaikan Ralani selaku Kepala Desa Pematang Balam Kecamatan Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara kepada masyarakat dalam pengajuannya di tahun 2021 belum bisa di realisasi, mengingat banyaknya terkendala terhadap penanganan covid-19.

Mulai dari Bantuan Langsung Tunai Dana Desa hingga ke dana 8% yang sudah kita salurkan melalui pembagian masker, pengadaan posko, penyemprotan disinfektan, hingga ke pengadaan peti khusus yang meninggal karena covid-19, itu sudah disalurkan dan kita siapkan.”Kata Ralani, Rabu (08/09/2021) dalam kegiatan Musyawarah Desa dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa Tahun Anggaran 2022.

Ia berharap semua masyarakat bersama menjaga diri dari penyebaran covid-19, mematuhi protokol kesehatan agar terhindari dari covid-19,”mari sama-sama kita menjaga diri, mematuhi protokol kesehatan, serta mematuhi anjuran yang sudah disampaikan oleh pemerintah guna menekan laju penyebaran covid-19.”ujarnya.

Kemudian di tahun ini, Ralani menjelaskan bahwa beberapa pekerjaan sudah selesai dilaksanakan, seperti badan jalan dan jembatan.

“Alhamdulillah sudah selesai tahun ini, kemudian dana 2% untuk kelembagaan desa juga sudah kita salurkan. Untuk tahun ini kita ada perubahan APBDes 2021 sesuai instruksi satgas Kecamatan atau Kabupaten, selanjutnya untuk aturan Kementerian Desa dalam penanganan covid 19 di tahun 2022 saya minta pendamping desa menjabarkan seluas-luasnya di dalam forum Musyawarah Desa ini agar masyarakat dan semua perangkat Desa, BPD selaku kelembagaan desa memahaminya. Untuk semua usulan pada Musyawarah Desa ini akan kita laksanakan di tahun 2022 nanti,” papar Kades.

Dalam hal ink, Sutan Takdir mewakili pihak Kecamatan Hulu Palik mengajak semua masyarakat yang hadir menyampaikan semua keinginan serta kebutuhan dalam menjalankan pembangunan di tahun 2022 nantinya.

“Mari kita sampaikan apa keinginan atau kebutuhan di masyarakat yang skala prioritas, ini adalah acara Musyawarah Desa yang kita adakan setiap tahun sekali untuk menampung aspirasi dari masyarakat yang ingin menyampaikan apa saja yang di butuhkan melalui dana yang bersumber dari Dana Desa. Mulai dari posyandu, paud, lembaga adat, sampai keorganisasian pemuda Desa Pematang Balam,” terang Sutan.

Berikutnya Sutan menyampaikan jikalau ada pengajuan masyarakat yang belum terealisasi tahun ini jangan putus asah dulu, ia persilahkan ajukan kembali di tahun berikutnya.

“Yang mana kalau memang sangat di butuhkan, di Musyawarah Desa ini kita ajukan kembali. Mudahan-mudahan di tahun 2022 akan terealisasi, kemudian untuk semua unsur lembaga desa saya sarankan untuk pengajuan dana mari kita menggunakan semacam permohonan proposal yang di tujukan ke pemdes agar tahu apa kebutuhannya. Selanjutnya kami meminta membentuk tim 9, 7, atau 11 untuk membuat Rencana Kerja Pemerintahan Desa tahun 2022. Selain tim Rencana Kerja Pemerintahan Desa juga di bentuk tim verifikasi 3 orang, kemudian untuk peraturan kementerian desa kita harus mengikutinya sesuai dengan peraturan menteri desa untuk anggaran 2022 nanti.”Demikian Dijelaskan Sutan.

Selaku anggota BPD, Juanda juga berharap masyarakat atau lembaga desa menyampaikan apa saja yang skala prioritas yang akan dilaksanakan di tahun 2022.

“Nanti dalam musyawarah ini kami berharap, sebagai lembaga BPD mendapat masukan dari masyarakat untuk membangun kedepannya. Melalui musyawarah ini kita menjaring aspirasi dari masyarakat, silahkan menyampaikan kebutuhan nya selagi kita menginginkan tidak berbenturan dengan aturan yang ada,” tandasnya.

Kegiatan di hadiri pihak Kecamatan, Kepala desa beserta jajarannya, BPD, Babinkamtibmas, Babinsa, Pendamping Desa, dan lainnya.(AV).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here