Desa Rena Jaya Gelar Penetapan SDGs Dan Titik Nol

43

Bengkulu Tengah,Ganendralamont.com-Pemerintah Desa Rena Jaya Kecamatan Pagar Jati Kabupaten Bengkulu Tengah gelar Pemuktahiran Data berbasis Sustainable Development Goals yang dilaksanakan dikantor Desa dimulai pukul 09.00 hingga pukul 10.30 wib dan dilanjutkan titik nol kegiatan fisik pemasangan lampu jalan.

Acara yang dihadiri langsung oleh Tenaga Ahli Kabupaten, Afrizal Ambulan,SP, Kasi PMD Kecamatan Pagar Jati, Marleta, Babinsa, babhinkamtibmas, Kepala Desa beserta jajaran, Ketua Pokja SDGs Beserta Tim, Ketua BPD beserta anggota, dan Pendamping Desa. Kemudian acara dijalankan sesuai protokol kesehatan.

Pendataan SDGs Desa 2021 ialah mengimplementasikan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat berbasis data, serta proses penggalian pengumpulan pencatatan verifikasi dan validasi data SDGs Desa dilaksanakan oleh Kelompk Kerja Relawan Pendataan Desa.

“Dalam konteks pembangunan desa, dibutuhkan arah pembangunan yang lebih sesuai kondisi lapangan. Yaitu yang detail atau mikro, mencakup aspek metode, substansi, dan tujuan akhir, serta tertuju pada kawasan yang sangat kecil, sampai pada pemanfaat keluarga atau individu.”Demikian disampaikan Pinalty selaku Kepala Desa Renah Jaya, Rabu (30/06/2021).

Sustainable Development Goals atau Tujuan Pembangunan berkelanjutan berposisi mengisi

Segenap kebutuhan tersebut. Kini, Indonesia menterjemahkan sampai pada level desa menjadi SDGs Desa.

“Tujuan pendataan SDGs Desa, pertama menyusun Pokja Relawan Pendataan Desa, Kedua, memutakhirkan data pada level desa, rukun tetangga, keluarga dan warga. Ketiga, menganalisis data sesuai kaidah SDGs Desa, dan selanjutnya Keempat, Merekomendasikan
pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat sesuai hasil analisis dengan tujuan tanpa kemiskinan (No poverty), pengentasan segala bentuk kemiskinan di semua tempat, tanpa kelaparan (Zero hunger) mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan perbaikan nutrisi, serta menggalakan pertanian yang berkelanjutan.”Papar Kades.

Usai melaksanakan penetapan data SDGs dilanjutkan penentuan titik nol pemasangan lampu jalan tenaga surya sebanyak 18 titik. Ini akan membuat Desa Renah Jaya terbantu menjadi terang benderang.

“Masyarakat desa menyambut baik diresmikannya dengan penentuan titik nol pemasangan lampu penerangan jalan umum tenaga surya.”Tandasnya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa, dan memang sebelum adanya lampu ini ada beberapa titik jalan yang gelap sekali kalau malam. Nah, ini memberikan manfaat bagi warga, namun saya harapkan tahun depan jumlah lampunya ditambah, mengingat masih jauh jarak titik lampu yang terpasang,”ungkap Kades.

Lanjut Kepala Desa, lampu penerangan jalan umum tenaga
surya tersebut banyak memberikan manfaat, mengingat warga ada yang beraktivitas pada
malam hari.

“Minimnya lampu penerangan jalan umum dikhawatirkan menjadi faktor penyebab timbulnya kecelakaan, Pencurian dan rawan kejahatan lainnya. Sebelumnya, penerangan jalan yang ada saat ini hanya mampu menerangi beberapa titik saja.”Tandas Kades.

Kades mengatakan bahwa lampu jalan merupakan hak masyarakat untuk menikmatinya. Kewajiban pemerintah untuk menciptakan energi berkeadilan bagi masyarakat. Semoga manfaatnya dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.

Lampu PJU-TS adalah lampu penerangan jalan yang terintegarasi dengan baterai dan menggunakan cahaya matahari sebagai sumber energi listriknya, sehingga menjadi solusi untuk digunakan di jalan-jalan pada daerah yang belum terjangkau listrik PLN, maupun pada daerah-daerah yang telah terlistriki PLN. Namun ingin mengurangi konsumsi listrik daerahnya.

‘’Disamping itu juga saya berharap kepada seluruh masyarakat Desa Rena Jaya, pihak yang terkait maupun teman-teman dari LSM dan media (Wartawan) untuk dapat membantu melakukan pengawasan dari awal pelaksanaan. Agar hasil pekerjaan Berkualitas, berjalan lancar, sesuai dengan perencanaan. Sehingga hasilnya dapat bermanfaat bagi desa ini. Untuk itu diperlukan keseriusan warga pada saat bekerja,”pungkas Kades.

Terakhir Kades menyampaikan himbauan terkait penekanan penyebaran covid-19, agar masyarakat tetap mentaati protokol kesehatan yang sudah diterapkan.

“Dalam hal ini juga, saya selaku kades menyampaikan himbauan kepada masyarakat saya agar tetap mematuhi protokol kesehatan guna melakukan pemutusan penyebaran covid-19. Apalagi sekarang terjadi peningkatan dibeberapa wilayah, dan yang pastinya tetap terapkan 4M dalam beraktivitas.”Tutup Kades.(Adv-Nahuri).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here